SMA Negeri 1 Masohi yang mewakili Provinsi Maluku berhasil lolos lagi pada OPSI tingkat Nasional 2019 di kota Solo Provinsi Jawa
Tengah sejak tanggal 14-19 Oktober 2019. Tim Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia
(OPSI) SMAN 1 Masohi yang diwakili oleh Hari Richard Pattiradjawane dan
Juan Marchel Paulus mampu membawa harum nama baik Provinsi Maluku dan
Kabupaten Maluku Tengah dalam ajang OPSI tahun 2019 di kota Solo.
Melalui
hasil penelitian dengan judul “Kajian Nilai Didaktis Folklor Lisan
Kapata Siwalima Sebagai Perekat Kerukunan Remaja Multietnik Di Kota
Masohi”, tim OPSI SMAN 1 Masohi dinilai mampu menganalisis, mengkaji dan
memaparkan hasil penelitiannya di ajang OPSI 2019 dengan baik oleh
kedua peserta sebagai perwakilan provinsi Maluku
Ajang OPSI merupakan ajang
penelitian bagi peneliti muda Indonesia di seluruh tanah air termasuk di
SMA Negeri 1 Masohi. OPSI SMAN 1 Masohi yang diwakili oleh Hari
Richard Pattiradjawane dan Juan Marchel Paulus dalam pemaparan hasil
penelitian sangat mampu dan baik dalam memaparkan hasil
penelitian tersebut.
Sebagai guru pembimbing dalam proses penelitian
sampai pada menelaah dan pemaparannya, sangat kagum dan mengapresiasi
kemampuan dan kecerdasan Hari Richard Pattiradjawane dan Juan Marchel
Paulus. Kedua perwakilan ini bisa memaparkannya dengan melakoni
bahkan memberikan kajian-kajian baru tentang bagaimana solusi yang di
hasilkan sesuai dengan fakta-fakta dalam mengadopsi “Kapata Siwalima”
sebagai alat perekat kerukunan remaja di masa kini maupun masa yang akan
datang.
Ajang OPSI tingkat Nasional tahun 2019
ini di bagi menjadi 3 bidang penelitian yaitu bidang Matematika Sains
dan Teknologi, Fisika Terapan dan Rekayasa serta bidang Ilmu Sosial
Humaniora.
OPSI yang diikutsertakan oleh perwakilan
SMAN 1 Masohi tersebut merupakan bidang ilmu Sosial Humaniora, dimana
bidang ini menggambarkan filosofi kehidupan masyarakat yang memiliki
adat dan budaya terutama kabupaten Maluku Tengah yang di sebut dengan
kota gotong royong atau bumi Pamahanunusa.
Selain pemaparan hasil penelitian yang menjadi penilaian, perwakilan
SMAN 1 Masohi dinilai mampu dan berhasil dalam serta mampu mengadopsi
jawaban-jawaban kepada dewan juri maupun pengunjung sesuai pertanyaan
sehingga ada nilai tambah bagi mereka bahkan mereka menyajikan siklus
kehidupan masyarakat Maluku pada ajang pameran OPSI tahun 2019 di Solo. Dalam
pameran tersebut, Hari dan Juan menyajikan
ciri khas masyarakat Maluku seperti pakaian adat, tifa, tahuri maupun
makanan khas orang Maluku seperti sagu lempeng, bagia, sarut, dan
makanan khas lainnya.
SMA
Negeri 1 Masohi kini sedang mengembangkan bidang penelitian yang
merupakan bidang untuk menggali potensi siswa dalam belajar, berkreasi
dan kreatif. Itu artinya bahwa ada banyak potensi dan kemampuan
siswa pada SMAN 1 Masohi untuk bisa berkembang dan maju dalam berbagai
ilmu dan pengetahuan pada era globalisasi saat ini.