Jumat, 25 Oktober 2019

PEMBIMBING SISWA PADA FINAL OLIMPIADE PENELITIAN SISWA INDONESIA 2019 DI KOTA SOLO JAWA TENGAH

     SMA Negeri 1 Masohi yang mewakili Provinsi Maluku berhasil lolos lagi pada OPSI tingkat Nasional 2019 di kota Solo Provinsi Jawa Tengah sejak tanggal 14-19  Oktober  2019. Tim Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) SMAN 1 Masohi yang diwakili oleh Hari Richard Pattiradjawane dan Juan Marchel Paulus mampu membawa harum nama baik Provinsi Maluku dan Kabupaten Maluku Tengah dalam ajang OPSI tahun 2019 di kota Solo.


     Melalui hasil penelitian dengan judul “Kajian Nilai Didaktis Folklor Lisan Kapata Siwalima Sebagai Perekat Kerukunan Remaja Multietnik Di Kota Masohi”, tim OPSI SMAN 1 Masohi dinilai mampu menganalisis, mengkaji dan memaparkan hasil penelitiannya di ajang OPSI 2019 dengan baik oleh kedua peserta sebagai perwakilan provinsi Maluku

     Ajang OPSI merupakan ajang penelitian bagi peneliti muda Indonesia di seluruh tanah air termasuk di SMA Negeri 1 Masohi. OPSI SMAN 1 Masohi yang diwakili oleh Hari Richard Pattiradjawane dan Juan Marchel Paulus dalam pemaparan hasil penelitian sangat mampu dan baik dalam memaparkan hasil penelitian tersebut.




   Sebagai guru pembimbing dalam proses penelitian sampai pada menelaah dan pemaparannya, sangat kagum dan mengapresiasi kemampuan dan kecerdasan Hari Richard Pattiradjawane dan Juan Marchel Paulus. Kedua perwakilan ini bisa memaparkannya dengan melakoni bahkan memberikan kajian-kajian baru tentang bagaimana solusi yang di hasilkan sesuai dengan fakta-fakta dalam mengadopsi “Kapata Siwalima” sebagai alat perekat kerukunan remaja di masa kini maupun masa yang akan datang.
Ajang OPSI tingkat Nasional tahun 2019 ini di bagi menjadi 3 bidang penelitian yaitu bidang Matematika Sains dan Teknologi, Fisika Terapan dan Rekayasa serta bidang Ilmu Sosial Humaniora.
OPSI yang diikutsertakan oleh perwakilan SMAN 1 Masohi tersebut merupakan bidang ilmu Sosial Humaniora, dimana bidang ini menggambarkan filosofi kehidupan masyarakat yang memiliki adat dan budaya terutama kabupaten Maluku Tengah yang di sebut dengan kota gotong royong atau bumi Pamahanunusa.

       Selain pemaparan hasil penelitian yang menjadi penilaian, perwakilan SMAN 1 Masohi dinilai mampu dan berhasil dalam serta mampu mengadopsi jawaban-jawaban kepada dewan juri maupun pengunjung sesuai pertanyaan sehingga ada nilai tambah bagi mereka bahkan mereka menyajikan siklus kehidupan masyarakat Maluku pada ajang pameran OPSI tahun 2019 di Solo. Dalam pameran tersebut, Hari dan Juan menyajikan ciri khas masyarakat Maluku seperti pakaian adat, tifa, tahuri maupun makanan khas orang Maluku seperti sagu lempeng, bagia, sarut, dan makanan khas lainnya.
 SMA Negeri 1 Masohi kini sedang mengembangkan bidang penelitian yang merupakan bidang untuk menggali potensi siswa dalam belajar, berkreasi dan kreatif. Itu artinya bahwa ada banyak potensi dan kemampuan siswa pada SMAN 1 Masohi untuk bisa berkembang dan maju dalam berbagai ilmu dan pengetahuan pada era globalisasi saat ini.

LATIHAN SOAL TAHAP 4 BIOLOGI UNBK 2020

PETUNJUK : 1. PILIHLAH OPTION YANG ANDA ANGGAP BENAR                        2. SELESAIKANLAH ESSAY DENGAN BAIK                  ...